ANALISIS POTENSI PRODUKSI TEBU DENGAN PENDEKATAN FUNGSI PRODUKSI FRONTIR (Studi Kasus di PT. Perkebunan Nusantara X)

Ahmad Zainuddin
| Abstract views: 131 | PDF views: 101

Abstract

Salah satu kondisi yang dihadapi industri gula nasional dalam bidang on-farm adalah ketersedian lahan tebu yang terbatas. Pertumbuhan lahan tebu secara nasional mengalami penurunan. Produktivitas tebu nasional hanya berkisar antara 60-70 ton/ha (idealnya lebih dari 100 ton/ha). Oleh karena itu, perlu dilakukan identifikasi adanya peluang untuk meningkatkan potensi produktivitas tebu melalui peningkatan efisiensi, besaran nilai efisiensi dan faktor-faktor penentu inefisiensi usahatani tebu. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja PTPN X. Sampel diambil secara purposive dengan memilih 35 orang responden petani tebu. Pendugaan parameter fungsi produksi frontier stokastik (SFPF). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh signifikan adalah luas lahan, pupuk anorganik, pestisida dan tenaga kerja. Nilai indeks rata-rata efisiensi teknis, alokatif, dan ekonomi usahatani tebu di wilayah kerja PTPN X berturut-turut adalah sebesar 0,77, 0,60, dan 0,45 yang mengindikasikan bahwa usahatani tebu efisien secara teknis, namun belum efisien secara alokatif dan ekonomi karena biaya produksi yang masih tinggi dengan harga gula yang masih belum memberikan keuntungan kepada petani tebu. Potensi produksi tebu di wilayah kerja PTPN X masih dapat ditingkatkan menjadi 151,40 Ton/Ha bahkan mampu meningkat sampai dengan 156,67 Ton/Ha dengan menggunakan teknologi bud chip, peningkatan kompetensi dan melakukan manajemen produksi yang baik.

Keywords

tebu, potensi produksi, stokastik frontir

Full Text:

PDF

References

Aggraini, N., Harianto, & Anggraeni, L. (2016). Efisiensi Teknis, Alokatif dan Ekonomi Pada Usahatani Ubikayu di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Jurnal Agribisnis Indonesia, 4 (1), 43-56.

Asmarantaka, R. W., Baga, L. M., Suprehatin, & Maryono. (2012). Analisis Usahatani Tebu Rakyat di Lampung. In Ekonomi Gula (pp. 61-76). Jakarta: PT. Gramedia.

Coelli, T., Rao, S., & Battese, G. (1998). An Introduction to Efficiency and Productivity Analysis . Boston: Kluwer Academic Publisher.

Debertin, D. L. (1986). Agricultural production Economics. New York: Macmillan Publishing Company.

Deptan, D. P. (2007). Prospek dan Arah Pengembangan Agribisnis Tebu. Jakarta: Departemen Pertanian.

Fadwiwati, A. (2013). Pengaruh Penggunaan Varietas Unggul Terhadap Efisiensi, Pendapatan, dan Distribusi Pendapatan Petani Jagung di Provinsi Gorontalo. [Disertasi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Nahreni, W. (2012). Efisiensi dan Nilai Keberlanjutan Usahatani Sayuran Dataran Tinggi di Provinsi Jawa Barat. Disertasi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian, P. (2016). Outlook Komoditas Tebu. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian.

Susilowati, S., & Tinaprilla, N. (2012). Analisis Efisiensi Usahatani Tebu di Jawa Timur. Jurnal Littri, 18(14), 162-172.

Copyright (c) 2018 JURNAL PANGAN
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.