Pemupukan dan Jarak Tanam/Populasi Tanaman Optimal untuk Peningkatan Produktivitas Jagung di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan

syafruddin syafruddin syafrudddin
| Abstract views: 30 | PDF views: 29

Abstract

Untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usahatani jagung antara lain adalah dengan pemupukan dan jarak tanam/populasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merekomedasikan   pemupukan N, P, dan K serta  jarak tanam/populasi   tanaman yang optimal pada sentra pengembangan jagung di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.    Penelitian dilaksanakan pada bulan April – Juli 2016.  Pemupukan dan jarak tanam/populasi optimal diperoleh dengan menggunakan program Pemupukan Jagung Spesifik Lokasi (PUJs)  berdasarkan data rata-rata produktivitas yang diperoleh petani,   sifat fisik dan kima tanah, pengelolaan tanaman, pemupukan di tingkat petani, dan target/peluang hasil  pada masing-masing sentra pertanaman jagung pada setiap kecamatan di Kabupaten Bone. Pemupukan direkomendasikan jika mempunyai Marginal Rate Return (MRR)>100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pemupukan jagung optimal   di Kabupaten Bone adalah 150-170 kg N,  47 - 57 kg P2O5,  29- 63 kg K2O, dan 0 – 24 kg S per hektar dengan nilai MRR 219 - 450% dan dapat menaikkan hasil 2,9 – 3,7 t/ha. jarak tanam 70 cm x 20 cm, 60 cm x 25 cm, dan 80 cm x 18 cm dengan Populasi otpimal 66.666 – 71.429 tanaman/ha. Hasil penelitian ini layak diterapkan karena mempunyai nilai MRR 219-450%. Penerapan hasil penelitian ini akan membutuhkan biaya yang lebih tinggi, tetapi juga menghasilkan pendapatan, keuntungan, dan R-C ratio lebih tinggi dibanding yang dilakukan petani saat ini.

Keywords

spesifik lokasi, pemupukan, kepadatan tanaman, peningkatan produktivitas, jagung

Full Text:

PDF
Copyright (c) 2019 JURNAL PANGAN
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.