PELUANG DAN TANTANGAN INDUSTRI BERBASIS HASIL SAMPING PENGOLAHAN PADI

Sam Herodian
| Abstract views: 382 | Untitled views: 1286

Abstract

Padi merupakan sumber makanan pokok bagi bangsa Indonesia. Ketersediaannya menjadi sangat penting seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk Indonesia. Kebijakan dan teknologi untuk meningkatkan produksi padi dan nilai tambah pengolahan padi sangat diharapkan pada saat ini. Tulisan ini bertujuan untuk menguraikan beberapa peluang pengembangan hasil samping beras, baik yang sudah lazim maupun hal-hal yang baru. Produk yang diperkenalkan mulai yang dapat diproses secara sederhana maupun yang dihasilkan dengan menggunakan proses yang rumit Beberapa peluang dan tantangan industri berbasis hasil samping pengolahan padi dapat dirangkum sebagai berikut: Peluang produk, yaitu sekam dan jerami untuk pembangkit listrik, bokashi jerami, briket sekam, media tanam, dinding alternatif dan plafon super; bekatul untuk pakan, minyak, makanan bayi, pupuk; dedak untuk biodesel, dan pakan ternak. Sementara tantangan yang harus dihadapi adalah kesulitan pengumpulan bahan baku, berani mengambil resiko, berani melakukan terobosan dalam penggunaan produk baru dan meluruskan tatanan agribisnis perberasan yang ruwet.

Keywords

Pengolahan padi; beras;

Full Text:

Untitled

References

Ciptadi, W dan Z. Nasution (1985). Padi dan Pengolahannya. Agroindustri Press. Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Bogor. dacnet.nic.in/rice/status%20paoer%20-%2005.htm

Houston, D.F. dan G.O. Kohler (1970). Nutritional Properties of Rice. National Academy of Sciences.

Washington D.C. Juliano, B.O. (1972). "The Rice Caryopsis and Its

Composition" di dalam Houton, D.F. (Ed.) Rice. Chemistry and Technology. The American Association of Cereal Chemistry, Inc.. St.

Paul, Minnesota. Juliano. B.O. dan D.B. Bechtel (1985). "The Rice Gram and Its Gross Composition" di dalam. Juliano, B.O. (ed.) Rice. Chemistry and Technology . Second Edition. The American Association of Cereal

Chemists, Inc., St. Paul, Minnesota. Luh, S. (1991). Rice Production and Utilition. Fitfth Edition. TheAvi Publishing. Co. Wesport, Conecticut.

Mauraga M. (1988). Pemanfaatan Ganda Limoah Usaha Tani Padi di Sulawesi Selatan. Tesis. MS. Fakultas Pasca Sarjana. KPK IPB - Universitas Hasanuddin.

Mustikawafj, L. (1997). Pembuatan Strater dan Silase dari Dedak Padi Secara Biologis. Skripsi. Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Saputro, L. (1987). Produksi Amilase pada Fermentasi Aspegillus niger dan Aspergillus oryzae dengan Suplementasi Limbah Tapioka dan Dedak Padi. Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Soemardi (1975). Pendayagunaan Dedak. Seminar Teknologi Pangan II. Balai Penelitian Kimia. Departemen Perindustrian, Bogor.

Somaatmadja, D. (1981). Pemanfaatan Limbah Industri Hasil Pertanian. Makaiah pada Seminar Akademik Pemanfaatan Limbah Industri Hasil Pertanian. 17 Desember 1981. Bogor.

Suzana, L.(1992). Mempelajari Substitusi Parsial Dedak Padi (Bekatui) Terhadap Terigu (Triticum vulgare) sebagai Sumber Dietary Fiber dan Niasin dalam Pembuatan Roti Manis dan Biskuit. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

www.reDP.org/.. /AGNI/aqriprojects.htm

Copyright (c) 2016 JURNAL PANGAN

Refbacks

  • There are currently no refbacks.