Pendugaan Umur Simpan Produk Granula Ubi Kayu Menggunakan Model Isoterm Sorpsi Air (Shelflife Prediction of Cassava Granule using Moisture Sorption Isotherm Model)

Sugiyono Sugiyono, Hoerip Satyagraha, Wiwiek Joelijani, Elvira Syamsir
| Abstract views: 1049 | Untitled views: 444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan umur simpan produk granula ubi kayu dengan menggunakan model isoterm sorpsi air dan pendekatan kadar air kritis. Kurva isoterm sorpsi produk granula ubi kayu berbentuk sigmoid. Uji ketepatan model persamaan kurva isoterm sorpsi menunjukkan bahwa model Henderson paling tepat menggambarkan kurva isoterm sorpsi granula ubi kayu. Granula ubi kayu memiliki kadar air awal 4,92 persen (bk) dan kadar air kritis 15,24 persen (bk). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa granula ubi kayu yang dikemas dalam LDPE, MDPE dan PP pada RH 95 persen mempunyai umur simpan masing-masing 256 hari (8.5 bulan), 427 hari (14 bulan), dan 693 hari (23 bulan).

The objective of this research was to predict the shelf life of cassava granule using moisturesorption isotherm model based on critical moisture approach. The sorption isotherm curve of the product showed to be sigmoidal. The Herderson model was found to be the best-fit for the product The product had an initial moisture content of 4.92 percents (db) dan a critical moisture content of 15.2 4percents (db). Based on calculations, the shelf life of cassava granules packaged in LDPE, MDPE, PP and stored at relative humidity of 95 percents, had shelf lives of 256 days (8.5 months), 427 days (14 months), and 693 days (23 months) respectively

 

Keywords

cassava granule; shelf life; moisture isotherm sorption

Full Text:

Untitled

References

[AOAC] Association of Official Agricultural Chemists. 1995. OfficialMethode ofAnalysis. Association of Official Agricultural Chemists. Washington DC, USA.

Arpah, M. 2001. Buku dan Monograf Penentuan Kadaluarsa Produk Pangan. Program Studi Ilmu Pangan Pascasarjana IPB, Bogor.

Adawiyah, D.R, dan Soekarto ST. 2010. Pemodelan Isotermis Sorpsi Air Pada Model Pangan. Jurnal Teknologi dan IndustriPangan Vol. XXI No. 1 hal 33 - 39.

Budijanto, S., Sitanggang A.B, dan Kartika Y.D. 2010. Penentuan Umur Simpan Tortilla dengan Metode Akselerasi Berdasarkan Kadar Air Kritis serta Pemodelan Ketepatan Isotherminya. Jurnal

Teknologi dan Industri Pangan Vol. XXI No. 2 hal 165-170.

Chirife, J. dan H.A. Iglesias. 1978. Equation for Fitting Water Sorption Isotherm Of Foods: Part ll-Evaluation of Various Two Parameter Models. Journal of Food Technology. 13:319-327.

Daulay, S. 2000. Aplikasi Metode Akselerasi untuk Menentukan Umur Simpan (shelf life) Tepung Kedelai dan Tepung Komposit. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian IPB. Bogor.

Debnath S., Hemavathy J., dan Bhat K.K. 2002. Moisture Sorption Studies on Onion Powder. Food Chemistry Vol. 78, Issue 4, Pages 479-482.

Escobedo-Avellaneda Z., Velazquez G., Torres J.A., dan Welti-Chanes J. 2012. Inclusion of the Variability of Model Parameters on Shelflife Estimations For Low and Intermediate Moisture Vegetables. LWT - Food Science and Technology. Vol. 47, Issue 2, Pages 364-370.

Fadilah, R.I.N. 2003. Pemanfaatan Tepung Tempe dan Tepung Kedelai Dalam Meningkatkan Kandungan Protein Beras Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz) Semi Instan. Skripsi. Jurusan Gizi Masyarakat Dan Sumber Daya Keluarga, Fakultas Pertanian, IPB, Bogor.

Isse, M.G., H. Schuchmann, dan H. Schubert. 1983. Divided Sorption Isotherm Concept an Alternative Way to Describe Sorption Isotherm Data. Journal of Food Engineering. 16:147-157.

Jena, S., dan Das H. 2012. Shelflife Prediction of Aluminum Foil Laminated Polyethylene Packed Vacuum Dried Coconut Milk Powder. Journal of Food Engineering Vol. 108, Issue 1, Pages 135-142.

Kusnandar F., Adawiyah DR., dan Fitria M. 2010. Pendugaan Umur Simpan Produk Biskuit dengan Metode Akselerasi Berdasarkan Pendekatan Kadar Air Kritis. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan Vol. XXI No. 2 hal 117 -122.

Labuza, T.P. 1968. Sorption isotherm in foods. Journal of Food Technology 22(3):263.

Labuza, T.P. 1982. Shelf Life Dating of Foods. Food and Nutrition Press Inc., Westport, Connecticut.

Kulchan R., Boonsupthip W. dan Suppakul P. 2010. Shelflife Prediction of Packaged Cassava-Flour-Based Baked Product by Using Empirical Models And Activation Energy for Water Vapor Permeability Of Polyolefin Films. Journal ofFood

Engineering Vol. 100, Issue 3, Pages 461-467. Rahayu W.P., Arpah M., dan Erika D. 2005, Penentuan Waktu Kadaluarsa dan Model Sorpsi Isotomis Giji dan Bubuk Lada Hitam (Piper Ningrum L.) Jurnal Teknologi dan Industri Pangan Vol. XVI, No. 1 Hal 31-38

Rao, Q., dan Labuza T.P, 2012. Effect of Moisture Content on Selected Physicochemical Properties of Two Commercial Hen Egg White Powders. Food ChemistryVol. 132, Issue 1, Pages 373- 384.

Sianipar, D., Syarief R, dan Sugiyono. 2008. Kajian Formulasi Bumbu Instan Binthe Biluhuta, Karakteristik Hidratasi dan Pendugaan Umur Simpannya dengan Menggunakan Metode Pendekatan Kadar Air Kritis. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan Vol. XIX No. 1 hal 32-39.

Smith, D. A. 1985. Chemical Treatment and Process Modification and For Producing Improved Quick Cooking Rice. Journal of Food Sc/enceVol 50: 926-931.

Spiess, W.E.L. dan W. Wolf. 1987. Critical Evaluation of Methods to Determine Moisture Sorption Isotherm. Di dalam Water Activity : Theory and Application to Food. Marcell Dekker, Inc., New York.

Sugiyono. 2001. Penentuan Kedaluwarsa Makanan. Bahan Pelatihan Teknik Penentuan Kedaluwarsa Makanan, Jakarta 13-15 Maret. Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI), Departemen Perindustrian dan Perdagangan.

Sugiyono, Edi Setiawan, Elvira Syamsir, dan Hery Sumekar. 2011. Pengembangan Produk Mi Kering dari Tepung Ubi Jalar (Ipomomea batatas) dan Penentuan Umur Simpannya dengan Metode Isoterm Sorpsi. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan Vol. XXII No. 2 hal 164-170.

Sugiyono, Hoerip Satyagraha, Wiwik Joelijani, dan Elvira Syamsir. 2012. Pengembangan Granula Ubi Kayu yang Disuplementasi dengan Tepung Kecambah Kedelai. Pangan Vol. 21, No. 2, Juni

Hal 135-148.

Sugiyono, Fransisca, dan Aton Yulianto. 2010. Formulasi Tepung Penyalut Berbasis Tepung Jagung dan Penentuan Umur Simpannya dengan Pendekatan Kadar Air Kritis. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan Vol. XXI No. 2 hal 95-101.

Sunandar, F. 2004. Pemanfaatan Tepung Komposit dari Ubi Jalar Putih (Ipomoea batatas L), Kecambah Kedelai (Glycine max Merr) dan Kecambah Kacang Hijau (Virginia radiata L) sebagai Substituen Parsial Terigudalam Produk Pangan Alternatif Biskuit Kaya Energi Protein. Skripsi Sarjana, Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB, Bogor.

Taoukis, P., dan Labuza T.P. 1996. Summary: Integrative Concepts. Di dalam O.R. Fennema (Ed.). Food Chemistry 3rd Edition. Marcel- Dekker, New York. Pp. 1013-1042.

Van den Berg, C. dan S. Bruin. 1981. Water activity and its estimation in food system:Theoritical aspects. Di dalam Water activity: Influences on food quality. Rockland, L.B. dan F.S. George

(editor). Academic Press, New York.

Walpole, R.E. 1995. Pengantar Statistika. PT Gramedia, Jakarta

Widowati S., Herawati H., Syarief R., Suyatma N.E., dan Prasetia H.A. 2010. Pengaruh Isoterm Sorpsi Air Terhadap Stabilitas Beras Ubi. Jurnal Teknologi dan IndustriPangan Vol. XXI No. 2 hal 123-128.

Copyright (c) 2016 JURNAL PANGAN

Refbacks

  • There are currently no refbacks.