Preferensi Petani Pesisir Pantai Selatan Kabupaten Purworejo terhadap Varietas Unggul Baru Padi (Oryza sativa)
Isi Artikel Utama
Abstrak
Latar belakang: Kabupaten Purworejo merupakan salah satu wilayah di Jawa Tengah penghasil padi di Indonesia. Penentuan varietas unggul baru yang tepat di berbagai jenis lahan seperti lahan salinitas diharapkan dapat menambah tingkat produksi padi di wilayah tersebut.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi varietas unggul baru padi berdasarkan produktivitas tertinggi di lahan salin Kabupaten Purworejo dan juga menciptakan model pengelolaan pertanian berkelanjutan.
Metode: Penelitian menggunakan uji pemilihan varietas-varietas oleh petani di lingkungan yang tepat (Participatory Varietal Selection/PVS) sehingga dapat
dimanfaatkan di daerah lain dengan karakteristik serupa. Penelitian ini melibatkan 17 responden untuk menentukan preferensi dari masing-masing varietas unggul baru padi. Responden dipilih melalui observasi dan rekomendasi dari Gapoktan berdasarkan jumlah petani yang aktif. Pengamatan dilakukan terhadap tanaman varietas unggul baru padi pada fase vegetatif dan generatif. Pengamatan pada fase generatif meliputi hasil panen. Parameter pengamatan karakter morfologi meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah anakan, panjang akar (cm), umur berbunga 50%, jumlah malai, jumlah gabah isi, jumlah gabah hampa dan bobot gabah isi.
Hasil dan Pembahasan: Hasil uji PVS berdasarkan preferensi petani terhadap varietas unggul padi yang dikaji dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif.
Hasil dari penilaian ini diimbangi dengan parameter rata-rata penelitian pada setiap varietas. Melalui uji PVS dan pengumpulan data preferensi secara partisipatif, varietas Inpari 34 salin agritan menjadi pilihan utama petani karena karakteristik unggul berdasarkan pengamatan karakter morfologi. Sebaliknya, varietas seperti IPB 12S dan TP-Padi 2 menunjukkan penerimaan yang relatif rendah akibat kelemahan dalam ketahanan terhadap hama serta produktivitas.
Kesimpulan: Pendekatan PVS efektif untuk seleksi varietas padi toleran salin yang adaptif terhadap kebutuhan petani dan berpotensi mendukung ketahanan pangan.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
catatan copyright agar disepakati oleh penulis.
Penulis sepakat dengan ketentuan-ketentuan dalam etika publikasi
Penulis menyatakan bahwa karya tulis yang diserahkan untuk diterbitkan adalah asli, belum pernah dipublikasikan di manapun dalam bahasa apapun, dan tidak sedang dalam proses pengajuan ke penerbit lain
Referensi
Abdullah, A. A., Rahmawati, D., Panigoro, M. A., Syukur, R. R., & Khali, J. (2021). Peran Penyuluh Pertanian terhadap Meningkatkan Partisipasi Petani di Desa Ilomangga Kecamatan Tabongo. Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 5 (2), 149–154. https://doi.org/ https://doi.org/10.37046/agr.v5i2.11951
Airawati, M. N., Mardiatno, D., & Khakim, N. (2021). Dinamika Garis Pantai Wilayah Kepesisiran Kabupaten Purworejo Tahun 2007-2020. Prosiding Simposium Nasional VIII Kelautan dan Perikanan, 155–164 .
Amelia, R., Hikam, S., & Timotiwu, P. B. (2014). Evaluasi Segregasi Fenotipe Quantitative Trait Loci (QTL) pada Tanaman Padi Varietas Lokal dan Nasional di Lingkungan Sawah Baru. Jurnal Agrotek Tropika, 2 (1), 1–6. https://doi.org/10.23960/jat.v2i1.1877
Aristya, V. E., & Taryono, T. (2019). Pemuliaan Tanaman Partisipatif untuk Meningkatkan Peran Varietas Padi Unggul dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional. Agrotechnology Innovation (Agrinova), 2 (1), 26–35. https://doi.org/10.22146/ agrinova.51985
Assefa, A., Tarik, A., Mohammed, A., Tilahun, D., Abate, E., Tariku, S., Chanie, Y., & Tahir, Z. (2021). Guideline for Participatory Varietal Selection (PVS).
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. (2025). Luas Panen dan Produksi Padi di Provinsi Jawa Tengah 2024 . Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. https://jateng.bps.go.id/ id/publication/2025/09/16/cd7489f7ac73c2f36afa81a0/luas-panen-dan-produksi- padi-di-provinsi-jawa-tengah-2024.html
Dewi, N. L. P. R., Utama, M. S., & Yuliarmi, N. N. (2017). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Usaha Tani dan Keberhasilan Program Simantri di Kabupaten Klungkung. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 6 (2), 701–728.
Dias, L. C. P., Pimenta, F. M., Santos, A. B., Costa, M. H., & Ladle, R. J. (2016). Patterns of Land Use, Extensification, and Intensification of Brazilian Agriculture. Global Change Biology, 22 (8), 2887–2903. https://doi.org/10.1111/gcb.13314
Fess, T. L., Kotcon, J. B., & Benedito, V. A. (2011). Crop Breeding for Low Input Agriculture: A Sustainable Response to Feed a Growing World Population. Sustainability, 3 (10), 1742– 1772. https://doi.org/10.3390/su3101742
Gopalakrishnan, T., Hasan, M., Haque, A., Jayasinghe, S., & Kumar, L. (2019). Sustainability of Coastal Agriculture under Climate Change. Sustainability, 11 (24), 1–24. https://doi.org/ 10.3390/su11247200
Hairmansis, A. (2020). Pengembangan Varietas Unggul Padi untuk Lahan Terdampak Salinitas. Jurnal Pangan, 29 (2), 161–170. https://doi.org/10.33964/jp.v29i2.442
Hussain, M. I., Farooq, M., Muscolo, A., & Rehman, A. (2020). Crop Diversification and Saline Water Irrigation As Potential Strategies to Save Freshwater Resources and Reclamation of Marginal Soils—A Review. Environmental Science and Pollution Research, 27 (23), 28695– 28729. https://doi.org/10.1007/s11356-020-09111-6
Karthikeyan, M., & Patil, C. S. P. (2014). A Manual on Participatory Varietal Selection (PVS).
Kartina, N., Wibowo, B. P., Rumanti, I. A., & Satoto. (2017). Korelasi Hasil dan Komponen Hasil Padi Hibrida di Dua Lokasi Pengujian. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 1 (1), 11–20. https://doi.org/10.21082/jpptp.v1n1.2017.p11-19
Koesrini, Saleh, M., & Nurzakiah, D. S. (2017). Adaptabilitas Varietas Inpara di Lahan Rawa Pasang Surut Tipe Luapan Air B pada Musim Kemarau. Jurnal Agronomi Indonesia, 45 (2), 117–123. https://doi.org/10.24831/jai.v45i2.13559
Kumar, R., Bansidhar, Singh, U., Mandal, R., & Choundhary, V. (2022). Association Studies Between Resistance to Brown Spot Disease and Yield Related Traits in Rice. The Pharma Innovation Journal, 11 (12), 4535–4538.
Kurdi, A., Ahmad, B., & Rahman, F. (2023). Adoption of Information Technology in Agriculture and Its Impact on Farmers’ Efficiency and Competitiveness. Journal of Agricultural Economics and Development, 15 (2), 101–115. https://doi.org/10.54209/ ekonomi.v13i01
Masganti, Abduh, A. M., Agustina, R., Alwi, M., Noor, M., & Rina, Y. (2023). Pengelolaan Lahan dan Tanaman Padi di Lahan Salin. Jurnal Sumberdaya Lahan, 16 (2), 83–95. https:/ /doi.org/10.21082/jsdl.v16n2.2022.83-95
Najeeb, S., Sheikh, F. A., Parray, G. A., Shikari, A. B., Zaffar, G., Kashyp, S. C., Ganie, M. A., & Shah, A. B. (2018). Farmers’ Participatory Selection of New Rice Varieties to Boost Production Under Temperate Agro-Ecosystems. Journal of Integrative Agriculture, 17 (6), 1307–1314. https://doi.org/10.1016/S2095-3119(17)61810-0
Nasrudin, & Fahmi, P. (2022). Analisis Pertumbuhan Tanaman Padi Tercekam Salinitas dengan Penambahan Bahan Organik pada Media Tanam dan Perbedaan Umur Bibit. Jurnal Agro Wiralodra, 5 (2), 54–60. https://doi.org/10.31943/agrowiralodra.v5i2.76
Putri, M. A., Veronice, & Ananda, G. (2022). Persepsi Petani terhadap Kompetensi Penyuluh Pertanian di Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Penyuluhan, 18 (01), 59–74. https://doi.org/10.25015/18202236061
Safriyani, E., Hasmeda, M., Munandar, M., & Sulaiman, F. (2019). Korelasi Komponen Pertumbuhan dan Hasil pada Pertanian Terpadu Padi-Azolla. Jurnal Lahan Suboptimal, 7 (1), 59–65. https://doi.org/10.33230/JLSO.7.1.2018.344
Setiawati, D. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Gabah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 4 (4), 783–793. https://doi.org/10.21776/ub. jepa.2020.004.04.08
Singh, A., Fernando, R. L. S., & Haran, N. P. (2020). Development in Coastal Zones and Disaster Management. Springer Nature . https://doi.org/10.1007/978-981-15-4294-7
Singh, Y. P., Nayak, A. K., Sharma, D. K., Gautam, R. K., Singh, R. K., Singh, R., Mishra, V. K., Paris, T., & Ismail, A. M. (2014). Farmers’ Participatory Varietal Selection: A Sustainable Crop Improvement Approach for the 21st Century. Agroecology and Sustainable Food Systems, 38 (4), 427–444. https://doi.org/10.1080/21683565.2013.870101
Susanti, D., Listiana, N. H., & Widayat, T. (2016). Pengaruh Umur Petani, Tingkat Pendidikan dan Luas Lahan terhadap Hasil Produksi Tanaman Sembung. Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia, 9 (2), 75–82. https://doi.org/10.22435/toi.v9i2.7848.75-82
Syamsiah, S., Nurmalina, R., & Fariyanti, A. (2015). Analisis Sikap Petani Terhadap Penggunaan Benih Padi Varietas Unggul di Kabupaten Subang Jawa Barat. Agrise: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 15 (3), 205–215.
Syukri, Abdurrachman, & Ridha, R. (2020). Efisiensi Penggunaan Energi Matahari Padi Gogo (Oryza sativa L.) Lokal Aceh dengan Karakter Daun Berbeda. Jurnal Penelitian Agrosamudra, 7 (2), 32–37. https://doi.org/10.33059/jupas.v7i2.3008
Widyaputra, P. K., & Setyaningrum, A. (2024). Pola Pemanfaatan Lahan Pesisir untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum, 3 (1), 1–9. https://doi.org/10.59818/jps. v3i1.576
Zhou, H., Shi, H., Yang, Y., Feng, X., Chen, X., Xiao, F., Lin, H., & Guo, Y. (2024). Insights Into Plant Salt Stress Signaling and Tolerance. Journal of Genetics and Genomics, 51 (1), 16–34. https://doi.org/10.1016/j.jgg.2023.08.007