Ketimpangan Spasial Pasokan Beras dan Implikasinya terhadapKetahanan Pangan di Pulau Sumatra (Spatial Disparities in Rice Supply and Their Implications for FoodSecurity in Sumatra Island)
Main Article Content
Abstract
Ketimpangan distribusi beras merupakan salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi ketahanan pangan regional, khususnya di Pulau Sumatra yang memiliki karakteristik produksi dan konsumsi beras yang sangat bervariasi antarwilayah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pola spasial surplus dan defisit beras antarkabupaten/kota di Pulau Sumatra tahun 2023, mengukur tingkat ketimpangan ketersediaan beras pada periode 2018–2023, serta menguji pengaruh ketimpangan distribusi beras terhadap kerawanan pangan di Pulau Sumatra. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik, Kementerian Pertanian, literatur terkait, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan
menggunakan analisis spasial, Indeks Williamson, serta regresi data panel menggunakan model Random Effects. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi spasial ketersediaan beras sangat timpang, dengan 62,34 persen wilayah mengalami kondisi defisit beras. Indeks Williamson secara konsisten berada di atas 0,5 yang mengindikasikan tingginya ketimpangan distribusi beras antarwilayah. Hasil regresi menunjukkan bahwa ketimpangan distribusi berpengaruh sangat signifikan terhadap Indeks Ketahanan Pangan (p-value: 0,0019). Selanjutnya, pengeluaran per kapita dan tingkat kemiskinan yang merupakan faktor dominan juga memengaruhi ketahanan pangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketahanan pangan di Sumatra lebih dipengaruhi oleh akses ekonomi (demand-side) dibandingkan ketersediaan fisik beras (supply-side). Oleh karena itu, studi ini merekomendasikan agar fokus kebijakan diarahkan pada peningkatan akses ekonomi melalui pengentasan kemiskinan, bantuan sosial, dan stabilisasi harga untuk mencapai ketahanan pangan
yang inklusif.
Rice distribution inequality is one factor that could affect regional food security, especially on the
island of Sumatra, where rice production and consumption vary widely across regions. This study aimed
to analyze the spatial patterns of rice surpluses and deficits across districts/cities on the island of Sumatra
in 2023, measured the level of inequality in rice availability during 2018–2023, and examined the effect of
rice distribution inequality on food insecurity on the island of Sumatra. This study used secondary data from official publications of the Central Statistics Agency and the Ministry of Agriculture, relevant literature, and previous research results, including spatial analysis, the Williamson Index, and panel data regression using the Random Effects model. The results showed that the spatial distribution of rice availability is very uneven, with 62.34 percent of the region experiencing rice deficits. The Williamson Index was consistently above 0.5, indicating a high level of inequality in rice distribution between regions. The regression results showed that distribution inequality had a very significant effect on the Food Security Index (p-value: 0.0019). Furthermore, per capita expenditure and poverty levels, which were dominant factors, also affected food security. These findings indicated that food security in Sumatra was more influenced by economic access (demand-side) than by the physical availability of rice (supply-side). Therefore, this study recommended that policy focus be directed toward improving economic access through poverty alleviation, social assistance, and price stabilization in order to achieve inclusive food security.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
catatan copyright agar disepakati oleh penulis.
Penulis sepakat dengan ketentuan-ketentuan dalam etika publikasi
Penulis menyatakan bahwa karya tulis yang diserahkan untuk diterbitkan adalah asli, belum pernah dipublikasikan di manapun dalam bahasa apapun, dan tidak sedang dalam proses pengajuan ke penerbit lain
References
Abae, I., & Royali, A. S. (2025). Ekonomi Regional: Dinamika Ketimpangan, Integrasi Daerah, dan Inovasi Daerah (F. K. Sari (ed.); Pertama). CV Detak Pustaka.
Adwiyah, R., Wariani, S., Utami, K. J., & Saksono, H. (2024). Dinamika Spasial-Temporal : Luas Panen dan Produksi Padi di Nusa Tenggara Barat 2018 – 2024 Spatial-Temporal Dynamics: Rice Harvested Area and Production in West Nusa Tenggara 2018 – 2024. ALETHEIA: Jurnal Sosial & Humaniora, Inovasi, Ekonomi, Dan Edukasi, 1(2), 81–91.
Agusta, I. (2014). Ketimpangan Wilayah dan Kebijakan Penanggulangan di Indonesia: Kajian Isu Strategis, Historis dan Paradigmatis Sejak Pra Kolonial. Kerja sama antara Departemen Sains, Komunikasi, dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia IPB dengan Yayasan Pustaka Obor Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=NwdeDAAAQBAJ
Ama, R. T., Retang, E. U. K., & Wadu, J. (2022). Ketimpangan Luas Lahan Dan Ketersediaan Pangan Pokok Di Kabupaten Sumba Timur. Sigmagri, 2(01), 1–11. https://doi.org/10.32764/sigmagri.v2i01.675
Badan Pangan Nasional. 2024. Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Indonesia Tahun 2024.
Badan Pangan Nasional. (2025). Rata-rata Konsumsi per Jenis Pangan Penduduk Indonesia Nasional Update Tahun 2024. https://satudata.badanpangan.go.id/datasetpublications/o5x/konsumsi_nasional
Badan Pusat Statistik. (2025). Produksi Beras Menurut Provinsi Tahun 2020-2024 https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/ZDNaak0yODBUVTlGYW5sa2REUkVUVVY1YVZkbmR6MDkjMw==/produksi-padi-sup-1--sup--dan-beras-menurut-provinsi--2024.html?year=2024
Evalia, N. A., Budiman, C., Triana, L., Evaliza, D., & Fitriana, W. (2025). Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Ketahan Pangan di Sumatera Barat Nur. Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(2), 937–948.
Exacta, P., & Binari, S. (2024). Analisis Faktor Determinan Yang Mempengaruhi Ketahanan Pangan di Indonesia Tahun 2019-2022. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(1), 156–162. https://doi.org/10.5281/zenodo.13348982
Falahuddin, M. I., Zukhrufah, A. Y., Sitanggang, C. J. R., & Pusponegoro, N. H. (2024). Analisis Spasial Determinan Ketimpangan Distribusi Pendapatan Antarwilayah Tahun 2022. Seminar Nasional Official Statistics, 2024(1), 1055–1064. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2024i1.2147
FAO, IFAD, UNICEF, WFP, & WHO. (2025). The State of Food Security and Nutrition in the World 2025 – Addressing High Food Price Inflation for Food Security and Nutrition. In Food and Agriculture Organization. Food and Agriculture Organization. https://doi.org/10.1016/S2213-8587(22)00220-0
Gevisioner. (2022). Food Access (Teori dan Praktek) di Indonesia (Tim Qiara Media (ed.)). Penerbit Qiara Media. https://books.google.co.id/books?id=1tJuEAAAQBAJ
Juansa, A., Maulana, A. W., Lubis, M. M., Wijaya, A. A., Minarsi, A., Sugama, D., Ayu, I. W., Rianty, E., & Murwanti, R. (2025). Ketahanan Pangan: Swasembada Pangan dan Implikasinya terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia (D. F. Romiza (ed.)). PT.Star Digital Publishing, Yogyakarta-Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=jo5dEQAAQBAJ
Liu, A. J., Li, J., & Gómez, M. I. (2019). Factors Influencing Consumption of Edible Insects for Chinese Consumers. Insects, 11(1), 10. https://doi.org/10.3390/insects11010010
Malik, N., Suliswanto, M. S. W., Ahmad Juanda, D., Suliswanto, M. S. W., Aris Soelistyo, A. B., Fuddin, M. K., Zuhroh, I., Fitriasari, F., Abdullah, M. F., Satiti, N. R., Wiyono, Arifin, Z., Buswari, M., Widayat, Kholmi, M., Suprapti, E., Malik, N., Hasan, M. F., Listiyanto, E., … Aziz, N. (2019). Membangun Ekonomi Nasional yang Kokoh (M. S. W. Suliswanto & N. Malik (eds.)). UMMPress. https://books.google.co.id/books?id=GdjFDwAAQBAJ
Muslihah, N., Habibie, I. Y., Wilujeng, C. S., & Ventiyaningsih, A. D. I. (2023). Ekologi dan Sosioantropologi Gizi (Pertama). Universitas Brawijaya Press. https://books.google.co.id/books?id=HqLsEAAAQBAJ
Pusdatin Pangan. (2025). Buku Saku Ketahanan Pangan (1st ed.). Badan Pangan Nasional. Sebayang, A. F. (2024). Ekonomi Regional (I. Y. Hasanah & Ismail (eds.); Pertama). Bumi Aksara. https://books.google.co.id/books?id=ixlVEQAAQBAJ
Sundram, P. (2023). Food security in ASEAN: progress, challenges and future. Frontiers in Sustainable Food Systems, 7. https://doi.org/10.3389/fsufs.2023.1260619
Sondakh, C. A., Rorong, I. P. F., & Sumual, J. I. (2023). Analisis Ketimpangan Pendapatan dan Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Empat Kota di Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 23(4), 1–11.
Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan, Pub. L. No. 18 TAHUN 2012 (2012).
Wu, Q. (2021). Leafmap: A Python package for interactive mapping and geospatial analysis with minimal coding in a Jupyter environment. Journal of Open Source Software, 6(63), 3414. https://doi.org/10.21105/joss.03414.