Analisis Efisiensi Rantai Pasok Bawang Merah Di Kabupaten Bantul

ESTHI DWI APURWANTI, Endang Siti Rahayu, Heru Irianto
| Abstract views: 24 | PDF views: 14 | PDF views: 14

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum) sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Bantul yang memberikan kontribusi cukup tinggi terhadap perkembangan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kondisi rantai pasok bawang merah dan menyusun alternatif skenario sistem manajemen rantai pasok bawang merah di Kabupaten Bantul. Penelitian berlangsung pada bulan April – Juli 2019. Penelitian menggunakan analisis deskriptif, evaluasi dengan membandingkan aktivitas anggota rantai pasok dengan menggunakan analisis marjin pemasaran, farmer’s share serta analisis AHP. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah snowball sampling, sejumlah 50 petani dan 10 pedagang. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 3 saluran rantai pasok bawang merah di Kabupaten Bantul, saluran I (petani-pedagang besar lokal-pengecer lokal-konsumen), saluran II (petani-pedagang pengumpul-pedagang besar lokal-pengecer lokal-konsumen), saluran III (petani-pedagang pengumpul-pedagang besar non lokal-pengecer non lokal-konsumen). Berdasarkan analisis AHP, dalam membentuk manajemen rantai pasokan bawang merah yang efisien, kriteria meningkatkan kemitraan atau bekerjasama semua pihak menjadi prioritas yang paling berperan penting.

Keywords

bawang merah, rantai pasok, marjin pemasaran, farmer’s share, AHP

Full Text:

PDF PDF

References

Andrews, O. I., James, P., & Nduro, K. 2015. Significance Of Actors In The Maize Supply Chain For Senior High Schools In Kumasi. European. Journal of Logistics, Purchasing and Supply Chain Management. 3(5):1-17.

Asmarantaka, RW. 2014. Pemasaran Agribisnis. IPB Press: Indonesia.

Bantul Dalam Angka. 2018. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bantul. Bantul : BPS.

Coughlan, A. T., E. Anderson, L. W. Stern, and A. I. El-Ansary. 2006. Marketing Channel, 7thEdition. New Jersey: Pearson Prentice Hall.

Dahl DC, Hammond JW. 1977. Market and Price Analysis the Agricultural Industries. New York (US): McGraw-Hill Book Company.

Emmam AA. (2011). Evaluating Marketing Efficiency of Tomato in Khartoum State Sudan. Journal of Agriculture and Social Science. 7(1):21-24.

Kementerian Pertanian. 2015. Rencana Strategis Kementerian Pertanian 2015-2019. Artikel [Internet]. Tersedia dari: http://sakip.pertanian.go.id/admin/file/RENSTRA. [diunduh 25 Oktober 2018].

Kohls RL, Uhl JN. 2002. Marketing of agricultural products. New Jersey (US): Prentice-Hall, Inc.

Kumar R, Verma VK, Sharma RC. (2017). Marketing and Price Spread of Rice in Hanumangarh District of Rajasthan. International Journal of Agriculture Innovations and Research. 5(5): 697-702.

Kurniaty, R. M., Anas M. F., dan M. achmad Chozin.2012. Daya Saing PT Benar Flora Utama Berdasarkan Aktivitas Rantai Nilai Florikultura. Jurnal Manajemen & Agribisnis 9(3): 146-153.

Marimin dan Maghfiroh. 2010. Aplikasi Teknik pengambilan Keputusan dalam Manajemen Rantai Pasok. IPB Press: Bogor.

Nagurney A, Yu Min Masoumi AH, Nagurney LS. 2013. Networks Against Time Supply Chain, Supply Chain Analytics For Perishable Products. New York (US): Springer.

National Research Council. 2006. Nutrient Requirement of Sheep. National Academy Press, Washington.

Nilawati I. 2015.Analisis Pemasaran Tempe pada Industri Rumah Tangga “Multi Barokah” diKota Palu. Jurnal Agrotekbis 3(4): 498-506.

Noémi V. 2012. Supply Chain The Characteristics Of The Supply Chain And The Members Relationship. Prezis.

Nurjati E., Idqan F. dan Siti Jahroh. 2018. Analisis Efisiensi Produksi Bawang Merah Di Kabupaten Pati Dengan Fungsi Produksi Frontier Stokastik Cobb-Douglas. Jurnal Agro Ekonomi 36 (1): 15 – 29.

Octaviana, Putri Larasati. 2015. Analisis Komparasi Usahatani Bawang Merah Dengan Sistem Tunda Jual dan Non Tunda Jual.Universitas Muhammadiyah Malang.

Popoko S. 2013. Pengaruh Biaya Pemasaran Terhadap Tingkat Pendapatan Petani Kopra Di Kecamatan Tobelo Selatan Kabupaten Halmehara Utara. Jurnal UNIERA (2) 2: ISSN 2086-0404.

Pujawan, I. Y. 2005. Supply Chain Management. Guna Widya : Surabaya.

Rahayu, E dan N. Berlian. 1998. Bawang Merah. Cetakan IV. Jakarta: Penebar Swadaya.

Rosmawati, H. 2011. Analisa efisiensi pemasaran pisang di Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu. Jurnal Agribisnis. 3(5):1-9.

Sari. S. W., Rita. N., dan Budi Setiawan. 2014. Efisiensi Kinerja Rantai Pasok Ikan Lele di Indramayu, Jawa Barat. Jurnal Manajemen & Agribisnis. 11(1):12-22.

Saaty, T. L. 1991. Pengambilan Keputusan Bagi Para Pemimpin. (Terjemahan). PT. Pustaka Binaman Pressindo. Jakarta.

Slamet, A.D., Marimin, Yandra A, dan Faqih U. 2011. Studi Peningkatan Kinerja Manajemen Rantai Pasok Sayuran Dataran Tinggi di Jawa Barat. Jurnal Agritech 31(1).

Situmorang TS, Alamsyah Z, Naenggolan S. 2015. Analisis Efisiensi Pemasaran Sawi Manis Dengan Pendekatan Structure, Conduct and Performance (SCP) di Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis 18(2).

Sucipta, I Made., I Wayan Widia., dan I Made Supartha Utama. 2016. Strategi Peningkatan Kinerja Manajemen Rantai Pasokan Jeruk Siam di Kelompok Tani Gunung Mekar Kabupaten Gianyar. Jurnal BETA 4(2): 27 -35.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. R&D. Alfabeta. Bandung.

Sukenda dan Afrizone.Z.P. 2011. Sistem Pendukung Keputusan untuk Memilih Kendaraan Bekas dengan Menggunakann Metode Analitic Hierarchy Process (AHP). Penerbit Teknik Informatika. Universitas Widyatama.

Vorst, VJUGAJ. 2006. Quantifying the Agri-Food Supply Chain. Amsterdam (NLD):Logistics and Operation Research Group, Wageningen University.

Wahyuni, Erin & Nurhadi. 2013. Strategi Pengembangan Industri Emping Melinjo di Desa Wirokerten Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul. Jurnal Geo Edukasia 2(4).

Wibowo, S. 2001. Budidaya Bawang Putih, Bawang Merah dan Bawang Bombay. Cetakan 10.Jakarta : Penebar Swadaya.

Widria, Y., W. Trilaksani., dan E. Rudy Cahyadi. 2016. Evaluasi dan Pengembangan Sistem Manajemen Rantai Pasok Bandeng Segar. Jurnal Manajemen IKM 11(2):129-140.

Witjaksono, Roso, Mudiyono dan S. Samsi Hariadi. 2012. Aksesbilitas Petani Dalam Agribisnis Bawang Merah Di Lahan Pasir Pantai Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul. Jurnal Agriekonomika 1(2): 89-102.

Copyright (c) 2020 JURNAL PANGAN
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.